google adsense

Pages

Tampilkan postingan dengan label buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label buku. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 April 2010

HIDUP YANG BERMAKNA

” Aduhai, kenapakah hidup aku selalu dirundung malang begini..? ” lelaki itu berkeluh-kesah. Selama hidupnya, dia tak pernah merasakan ketenangan yang sebenar. Hatinya tidak pernah sepi daripada merasakan kerisauan. pikirnya, Tuhan tidak pernah sudi meminjamkan kedamaian hati padanya. Dia sangat cemburu apabila memandang sekeliling. Mereka bebas ketawa dan mudah tersenyum. Tapi dia? Dia hanya mampu tenggelam dalam dunia sepi dan resahnya sendiri.

Hatinya tidak mampu mengisi segala masalah yang menghimpit jiwanya. Lalu, selepas lelah dan puas berfikir, suatu hari dia melangkah lunglai menuju ke ujung kampung. Niat hatinya, ingin menemui seorang lelaki tua. Saban hari, wajah lelaki tua itu sentiasa basah dan sejuk. Damai senantiasa bertamu diwajahnya. Dia ingin sekali meminta rahasia, ” bagaimanakah boleh ku nikmati hidup begitu juga? ” . Lalu, dia terus menuju kepada lelaki tua tersebut.

Masalah keluh kesah dan kerisauannya didengari lelaki tua itu sambil tersenyum. Lalu mengajak lelaki itu ke suatu tempat yaitu ke tepi sebuah kolam yang besar sambil membawa sebuah cawan dan dua bungkus garam. Lelaki itu mengikut, walaupun hatinya sedikit heran.

” Anak muda… ” lelaki tua itu bersuara .
” Ambillah cawan ini, isikanlah air dan masukkanlah sebungkus garam. ” ujarnya lagi. Lelaki itu yang dalam kebingungan hanya menurut. Cawan diambil…air diisi…dan garam dimasukkan. Kemudian lelaki tua itu berkata lagi.
” Sekarang kamu minumlah air tersebut “. Dalam bingung yang masih bersisa, lelaki itu mengikut kata lelaki tua itu.
” Apa rasanya? “, tanya lelaki tua itu apabila melihat kerutan di dahi lelaki tersebut.
” Asin! ” lelaki tua itu tersenyum lagi.
” Sekarang, kamu masukkan pula sebungkus garam ini ke dalam kolam itu, dan kamu hiruplah airnya. ”
Lelaki tua itu menunjukkan arah ke kolam. Sekali lagi lelaki itu hanya mengikut tanpa menyoal. Air di ambil dengan kedua belah tapak tangan dan dihirup.
” Apa rasanya, anakku? ” soal lelaki tua itu.
” Tawar, tidak asin seperti tadi “, lelaki muda itu menjawab sambil mengelap mulut.
” Anakku, adakah kamu memahami kenapa aku meminta kemu berbuat begitu tadi? ” tanya lelaki tua itu, sambil memandang tepat ke arah lelaki tersebut. Lelaki itu hanya menggeleng. Lelaki tua itu menepuk-nepuk bahu lelaki tersebut.

” Anakku, beginilah perumpamaan kita dan masalah. Garam itu umpama masalah. Cawan dan kolam umpama hati kita. Setiap orang mempunyai masalah, ditimpa masalah, dan diuji dengan masalah. Tetapi, kalau hati kita sebesar cawan, maka kita akan merasai pahitnya masalah itu, pedihnya hati kita dan keluh kesahnya kita.Tetapi kalau hati kita sebesar kolam, masalah tidak akan mengganggu kita. Kita masih boleh tersenyum, sebab kita akan mengerti masalah bukan hadir untuk menyusahkan kita. Masalah dianugerahkan untuk kita berfikir, untuk kita muhasabah diri. Masalah dan ujian akan memberi hikmah kepada kita.Anakku, itulah rahasiaku. Aku sentiasa berlapang dada, aku sentiasa membesarkan jiwaku, supaya aku boleh berfikir tentang perkara-perkara lain dan masih boleh memberi kebahagiaan padaku. Aku tidak akan sesekali membiarkan hatiku kecil seperti cawan, sehingga aku tidak mampu menanggung diriku sendiri ” .

jangan takut hadapi masalah, orang besar akan hadapi masalah besar. Semakin besar suatu masalah maka semakin besar pijakan kita dalam mengarungi bahtera kehidupan untuk menggapai impian.

Salam Hebat sahabat Hebat...!!!

FREE G4G Terapi Hati

JDC Jakarta Design Center
Slipi- Jakarta
Ruang Lotus

Jam 13.00-16.00


Sahabat, apakah anda merasa memerlukan “sesuatu yang baru” seperti saya? adakah kita pernah bertanya dalam hati bagaimana caranya merubah diri menjadi lebih baik? Misalnya ada yang gampang marah, misalnya ada yang suka bergosip, misalnya ada yang berpikiran negatif terus, atau sedang ada masalah sakit hati terhadap pasangan, atau stress karena masalah kehidupan, pekerjaan, keluarga…bagaimana cara cepat kita melewati ini semua? Merubah semua menjadi baik? Atau dalam list di bawah ini ada masalah anda yang ingin disembuhkan?


• Minder, kurang percaya diri.
• Fobia atau rasa takut yang tidak wajar.
• Stress, terlalu banyak beban pikiran.
• Depresi, tidak bahagia padahal punya segalanya.
• Pengendalian diri, mengendalikan rasa marah yang mudah meluap.
• Menyembuhkan sakit hati.
• Menghilangkan rasa marah, dendam, kecewa terhadap seseorang.
• Trauma, selalu terbayang pengalaman buruk.
• Merasa cemas atau ketakutan tanpa alasan.
• Melupakan masa lalu / pengalaman buruk.
• Menghilangkan pikiran negatif.
• Panic Attack, Tiba-tiba merasa ketakutan, panik tanpa sebab.
• Pikiran tiba-tiba kosong, tidak tahu apa yang harus dilakukan.
• Mudah tersinggung,sensitif terhadap kata-kata / sikap orang lain.
• Perasaan yang datar, tidak mampu merasa senang ataupun sedih. Tidak bisa mengekspresikan perasaan dengan menangis ataupun tertawa.
• Kecemasan, tegang, grogi, atau tidak bisa konsentrasi saat ujian.
• Meningkatkan konsentrasi, daya ingat, dan kreativitas.
• Bisa khusyuk (merasakan kedamaian) dalam ibadah.
• Menghancurkan mental block
• Menghilangkan kebiasaan menunda-nunda.
• Bisa mengendalikan diri dan mengontrol emosi.
• Kesulitan melupakan mantan kekasih.
• Takut jatuh cinta lagi karena takut disakiti.
• Kurang percaya diri dalam mendekati lawan jenis.
• Membangkitkan gairah cinta antar pasangan.
• Mengatasi rasa bosan dalam pernikahan (terapi suami-istri).
• Dan masih banyak lagi....

untuk itu...

Kami mengundang anda untuk mengikuti FREE G4G Terapi Hati ™ workshop dimana dalam 3 jam anda akan diterapi langsung oleh para praktisi kesehatan mental psychoterapist yang handal ibu Annisah Wheatly, bapak Kirdi Putra, bapak Mardigu WP yang telah melakukan terapi hati ini sejak beberapa tahun terakhir ini.

Banyak yang sudah mendapatkan manfaat kesembuhannya, baik terapi hati massal ini atau pun personal terapinya. Jadi manfaat kesempatan ini untuk menyembuhkan masalah hati anda…GRATIS

Jika anda memutuskan untuk bergabung dalam FREE G4G Terapi Hati ™ workshop pada har KAMIS tanggal 22 April 2010. kami ingatkan untuk segera mendaftarkan diri anda. Kami mohon maaf karena tempat sangat terbatas

GRATIS....GRATIS...GRATIS...

CARA MENDAFTAR

Kirimkan nama lengkap, no telp ke inbox ini sekarang juga ( bisa membawa teman)

Contoh: Ibu lily, 0811234567 dan Ibu H. Luthfi, 0856123456


TEMPAT & WAKTU
JDC Jakarta Design Center
Slipi- Jakarta
Ruang Lotus

Jam 13.00-16.00

Terima kasih


Pendaftaran Narapatih Center
STC senayan trade center lt 7 Suite 7B
VIA SMS 08561076322

PEMUDA ZUN NUN

Seorang pemuda mendatangi Zun-Nun dan bertanya, “Guru, saya tak mengerti mengapa orang seperti Anda mesti berpakaian apa adanya, amat sangat sederhana. Bukankah di masa seperti ini berpakaian sebaik-baiknya amat perlu, bukan hanya untuk penampilan melainkan juga untuk banyak tujuan lain?”

Sang sufi hanya tersenyum. Ia lalu melepaskan cincin dari salah satu jarinya, lalu berkata, “Sobat muda, akan kujawab pertanyaanmu, tetapi lebih dahulu lakukan satu hal untukku. Ambillah cincin ini dan bawalah ke pasar di seberang sana. Bisakah kamu menjualnya seharga satu keping emas?.”

Melihat cincin Zun-Nun yang kotor, pemuda tadi merasa ragu, “Satu keping emas?. Saya tidak yakin cincin ini bisa dijual seharga itu.” “Cobalah dulu, sobat muda. Siapa tahu kamu berhasil.”

Pemuda itu pun bergegas ke pasar. Ia menawarkan cincin itu kepada pedagang kain, pedagang sayur, penjual daging dan ikan, serta kepada yang lainnya. Ternyata, tak seorang pun berani membeli seharga satu keping emas. Mereka menawarnya hanya satu keping perak. Tentu saja, pemuda itu tak berani menjualnya dengan harga satu keping perak. Ia kembali ke padepokan Zun-Nun dan melapor, “Guru, tak seorang pun berani menawar lebih dari satu keping perak.” Zun-Nun, sambil tetap tersenyum arif, berkata, “Sekarang pergilah kamu ke toko emas di belakang jalan ini. Coba perlihatkan kepada pemilik toko atau tukang emas di sana. Jangan buka harga, dengarkan saja bagaimana ia memberikan penilaian.”

Pemuda itu pun pergi ke toko emas yang dimaksud. Ia kembali kepada Zun-Nun dengan raut wajah yang lain.

Ia kemudian melapor, “Guru, ternyata para pedagang di pasar tidak tahu nilai sesungguhnya dari cincin ini. Pedagang emas menawarnya dengan harga seribu keping emas. Rupanya nilai cincin ini seribu kali lebih tinggi daripada yang ditawar oleh para pedagang di pasar.”

Zun-Nun tersenyum simpul sambil berujar lirih, “Itulah jawaban atas pertanyaanmu tadi sobat muda.

Seseorang tak bisa dinilai dari pakaiannya. Hanya “para pedagang sayur, ikan dan daging di pasar” yang menilai demikian. Namun tidak bagi “pedagang emas”. Emas dan permata yang ada dalam diri seseorang, hanya bisa dilihat dan dinilai jika kita mampu melihat ke kedalaman jiwa. Diperlukan kearifan untuk menjenguknya. Dan itu butuh proses, wahai sahabat. Kita tak bisa menilainya hanya dengan tutur kata dan sikap yang kita dengar dan lihat sekilas.

Sahabat MKD hebat…“Seringkali yang disangka emas ternyata loyang dan yang kita lihat sebagai loyang ternyata emas.”

GNERASI PENERUS HARAPAN BANGSA

Generasi alim ulama yang intelek sebagai pemegang tali estafet dakwah Nabi Muhammad SAW sangat diperlukan, dan pendidikan berbasis pondok pesantren berpeluang serta berperan besar untuk mewujudkannya.

Pondok Modern Tahfidz Al-Quran Al-Karim Zaad El-Ma’ad hadir sebagai pendidikan alternative, berupaya untuk mencetak mujahid dakwah yang tidak hanya sekedar menghafal al-Quran, tetapi sekaligus menguasai ilmu yang mendukung pendalaman Al-Quran, memahami dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari, dengan masa kurun pendidikan 2 tahun.

LANDASAN

“Dan Kami turunkan (Al-Quran) itu dengan sebenar-benarnya dan (Al-Quran) itu telah turun dengan (membawa) kebenaran. Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan” (QS. Al-Isro’:105)”

“Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Quran dan sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya” (QS. Al-Hijr : 9)

VISI

Mencetak alim ulama yang intelek dan generasi qurani sebagai penerus risalah nabi Muhammad SAW.

MISI

1. Mendirikan dan mengembangkan tarbiyah qurani dengan system tahfidz Al-Quran Al-Karim berbasis pesantren modern dan virtual.
2. Mengembangkan pusat kajian keilmuan Al-Quran dan ilmu-ilmu yang mendukung pendalaman Al-Quran
3. Mensyi’arkan dan mendakwahkan nilai-nilai quraniyah kepada masyarakat dengan berbasis masjid

TUJUAN

Mencetak hufadz yang memahami dan mengamalkan kandungan Al-Quran Al-Karim sesuai ahlussunah waljama’ah

METODE

1. Setoran
2. Muroja’ah
3. Klasikal
4. Learning by doing
5. Muhasabah

MATERI

1. Tahfidz Al-Quran Al-Karim
2. Tafsir Maudlu’i
3. Bahasa Arab
4. Aqo’id
5. Syari’ah Islamiyah
6. Bahasa Inggris
7. Komputer

KEGIATAN

1. Training : Self Management Training, Motivation Training, Spiritual Training, Brain Power Training
2. Rihlah Ruhiyah
3. Home Stay
4. Out Bond
5. Study Tour

PENERIMAAN SANTRI BARU

SYARAT (PROGRAM SANTRI BEASISWA)

1. Putra, lulusan SMP dan SMA atau sederajat
2. Mengisi formulir pendaftaran dengan melampirkan
1. Foto copy ijazah / STTB yang telah dilegalisir 2 lembar
2. Foto copy NEM / daftar nilai yang dilegalisir 2 lembar
3. Foto berwarna 2×3, 3×4, 4×6 masing-masing 3 lembar
4. Surat keterangan tidak mampu dari RT/RW/kelurahan setempat
5. Membayar infaq pendaftaran Rp. 20.000
6. Mengikuti dan lulus test program santri beasiswa

TEMPAT PENDAFTARAN

Pondok Modern Tahfidz Al-Quran Zaad El Ma’ad

Jl. KH Rosyid bojonegoro

Informasi 0353 7778668

Support kami dengan menjadi orang tua asuh melalui program peduli pendidikan anak yatim dan dhuafa, Salurkan kepedulian kita untuk anak-anak yatim yang sedang menuntut ilmu di Pesantren Yatim Tahfiz Qur'an dan Informatika Zaad El Ma'aad, Bank Syariah Mandiri KCP Bojonegoro a.n Ruslan Abdul Gani nmr rek. 0757015562

klik aja deh