Senin, 19 April 2010
GNERASI PENERUS HARAPAN BANGSA
Pondok Modern Tahfidz Al-Quran Al-Karim Zaad El-Ma’ad hadir sebagai pendidikan alternative, berupaya untuk mencetak mujahid dakwah yang tidak hanya sekedar menghafal al-Quran, tetapi sekaligus menguasai ilmu yang mendukung pendalaman Al-Quran, memahami dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari, dengan masa kurun pendidikan 2 tahun.
LANDASAN
“Dan Kami turunkan (Al-Quran) itu dengan sebenar-benarnya dan (Al-Quran) itu telah turun dengan (membawa) kebenaran. Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan” (QS. Al-Isro’:105)”
“Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Quran dan sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya” (QS. Al-Hijr : 9)
VISI
Mencetak alim ulama yang intelek dan generasi qurani sebagai penerus risalah nabi Muhammad SAW.
MISI
1. Mendirikan dan mengembangkan tarbiyah qurani dengan system tahfidz Al-Quran Al-Karim berbasis pesantren modern dan virtual.
2. Mengembangkan pusat kajian keilmuan Al-Quran dan ilmu-ilmu yang mendukung pendalaman Al-Quran
3. Mensyi’arkan dan mendakwahkan nilai-nilai quraniyah kepada masyarakat dengan berbasis masjid
TUJUAN
Mencetak hufadz yang memahami dan mengamalkan kandungan Al-Quran Al-Karim sesuai ahlussunah waljama’ah
METODE
1. Setoran
2. Muroja’ah
3. Klasikal
4. Learning by doing
5. Muhasabah
MATERI
1. Tahfidz Al-Quran Al-Karim
2. Tafsir Maudlu’i
3. Bahasa Arab
4. Aqo’id
5. Syari’ah Islamiyah
6. Bahasa Inggris
7. Komputer
KEGIATAN
1. Training : Self Management Training, Motivation Training, Spiritual Training, Brain Power Training
2. Rihlah Ruhiyah
3. Home Stay
4. Out Bond
5. Study Tour
PENERIMAAN SANTRI BARU
SYARAT (PROGRAM SANTRI BEASISWA)
1. Putra, lulusan SMP dan SMA atau sederajat
2. Mengisi formulir pendaftaran dengan melampirkan
1. Foto copy ijazah / STTB yang telah dilegalisir 2 lembar
2. Foto copy NEM / daftar nilai yang dilegalisir 2 lembar
3. Foto berwarna 2×3, 3×4, 4×6 masing-masing 3 lembar
4. Surat keterangan tidak mampu dari RT/RW/kelurahan setempat
5. Membayar infaq pendaftaran Rp. 20.000
6. Mengikuti dan lulus test program santri beasiswa
TEMPAT PENDAFTARAN
Pondok Modern Tahfidz Al-Quran Zaad El Ma’ad
Jl. KH Rosyid bojonegoro
Informasi 0353 7778668
Support kami dengan menjadi orang tua asuh melalui program peduli pendidikan anak yatim dan dhuafa, Salurkan kepedulian kita untuk anak-anak yatim yang sedang menuntut ilmu di Pesantren Yatim Tahfiz Qur'an dan Informatika Zaad El Ma'aad, Bank Syariah Mandiri KCP Bojonegoro a.n Ruslan Abdul Gani nmr rek. 0757015562
Senin, 05 April 2010
Penyakit Diabetes Melitus Dapatkah Disembuhkan?
Mereka yang berhasil mengendalikan gula darah dengan gaya hidup sehat dan konsumsi obat penurun gula darah umumnya dapat hidup produktif dan kualitas hidupnya cukup baik. Penelitian dalam bidang kedokteran masih berjalan terus. Sudah tentu kita berharap suatu waktu akan ada obat penyembuh diabetes melitus. Berbagai cara telah dicoba anatara lain dengan membuat pankreas buatan yang mampu menghasilkan cukup insulin. Pankreas ini dikembangkan dari sel punca (stem cell) tetapi penelitiannya masih pada binatang. Diperlukan waktu untuk menilai pernerapannya pada manusia.
Kita juga mengetahui cukup banyak terapi yang ditawarkan selain yang yang didasarkan pada ilmu kedokteran. Sebagian menawarkan terapi yang dapat menyembuhkan diabetes melitus. Dunia kedokteran sangant terbuka dengan kemungkinan terapi baru, tetapi terapi tersebut harus dapat dibuktikan manfaatnya sebelum digunakan masyarakat. Pada era informasi bebas sekarang ini, masyarakat perlu jeli membedakan informasi yang didukung bukti dari informasi yang belum didukung bukti nyata. Sudah tentu anda tidak ingin kecewa jika diabetes melitus anda nanti menjadi menjadi tidak lagi terkontrol.
Diabetes melitus yang tidak terkontrol dapat mengakibatkan komplikasi akut maupun kronik yang dapat membahayakan kesehatan anda bahkan menimbulkan komplikasi yang sulit diatasi. Para pakar kesehatan dewasa ini beranggapan diabetes melitus dapat dikendalikan, tetapi belum dapat disembuhkan. Sudah tentu kita berharap akan ada penemuan baru di bidang kedokteran. Sementara menunggu penemuan kedokteran tersebut,kita berharap tetap dapat melanjutkan gaya hidup yang berhasil mengendalikan diabetes melitus dan hipertensi
Jadual Puasa Yang Dianjurkan Islam Tahun 2010
Berikut adalah jadual 'Puasa Sunnah' sesuai penanggalan Masehi tahun 2010.
Semoga manfaat.
----------------------------------------------------------
1. Puasa tiap hari Senin dan Kamis.
2. Puasa 3 (tiga) hari setiap bulan - 'shaumul biidh' -
Yakni pada tanggal 13,14 dan 15 - penanggalan Islam - (saat bulan purnama).
- 1 Januari 2010/ 15 Muharram 1431 H
- 29, 30, 31 Januari 2010/ 13, 14, 15 Shafar 1431 H
- 27, 28 Februari 2010, 1 Maret 2010/ 13, 14, 15 Rabi'ul Awwal 1431 H
- 29, 30, 31 Maret 2010/ 13, 14, 15 Rabi'ul Akhir 1431 H
- 28, 29, 30 April 2010/ 13, 14, 15 Jumadil Awwal 1431 H
- 27, 28, 29 Mei 2010/ 13, 14, 15 Jumadil Akhir 1431 H
- 26, 27, 28 Juni 2010/ 13, 14, 15 Rajab 1431 H
- 25, 26, 27 Juli 2010/ 13, 14, 15 Sya'ban 1431 H
- 22, 23, 24 September 2010/ 13, 14, 15 Syawwal 1431 H
- 21, 22, 23 Oktober 2010/ 13, 14, 15 Dzulqa'dah 1431 H
- 21, 22 November 2010/ 14, 15 Dzulhijjah 1431 H
( 20 November 2010 bertepatan dengan hari tasyriq - 13 Dzulhijjah 1431 H
Hari tasyriq tidak diperkenankan berpuasa )
- 19, 20, 21 Desember 2010/ 13, 14, 15 Muharram 1432 H
- Puasa Ramadhan 1431 H : 11 Agustus 2010 - 9 September 2010.
3. Puasa 1/3 (sepertiga) bulan - Yakni di bulan Dzulhijjah.
Antara 8 November 2010 - 6 Desember 2010/ Dzulhijjah 1431 H
Puasa tanggal 9 Dzulhijjah (Arafah) bagi selain orang yang melaksanakan haji.
Yakni : 16 November 2010/ 9 Dzulhijjah 1431 H
Tidak diperkenankan berpuasa :
Hari Idul Adha - 10 Dzulhijjah/ 17 November 2010
Hari tasyriq - 11, 12, 13 Dzulhijjah/ 18, 19, 20 November 2010/ Dzulhijjah 1431 H
4. Puasa bulan Muharram - 'Asyura' selama 3 (tiga) hari - tanggal 9,10,11 Muharram.
Sangat dianjurkan tanggal 9 dan 10 ( Tasu'a dan 'Asyura )
Yakni : 15, 16, 17 Desember 2010/ 9, 10, 11 Muharram 1432 H
5. Puasa pada sebagian bulan Sya'ban.
Antara 13 Juli - 10 Agustus 2010.
6. Puasa 6 hari pada bulan Syawwal.
Antara 11 September - 8 Oktober 2010.
Tidak diperkenankan puasa pada 1 Syawwal (10 September 2010).
7. Puasa Daud - berpuasa berselang-seling.
Berpuasa satu hari lalu berbuka satu hari
Ringkasan - Referensi :
Fiqhus Sunnah Sayyid Sabiq
Tamamul Minnah, Muhammad Nashiruddin al-Albani
Al-Islam- Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia
Penanggalan Tahun 2010 - Penerbit Gema Insani.
Rabu, 24 Maret 2010
KEKUATAN GENGGAMAN TANGAN
Ayah Elina sedikit khawatir. Ia berkata pada Elina, “Elina, ayo genggam tangan Papa. Biar kamu tidak jatuh ke sungai.”
“Tidak,” tolak Elina. “Seharusnya, Papa yang menggenggam tanganku”.
“Lho, memang apa bedanya?” tanya ayahnya bingung.
“Berbeda sekali, Papa. Jika aku yang menggenggam tangan Papa dan terjadi sesuatu pada diriku, bisa saja genggamanku terlepas. Tapi, jika Papa yang menggenggam tanganku, apapun yang terjadi, aku yakin Papa tidak akan melepaskan genggaman Papa padaku,” jawab Elina.
Ayah Elina sangat terkejut mendengar jawaban dari anaknya. Setelah dipikirkan kembali, ia merasa apa yang dikatakan oleh anaknya sangat benar. Jadi, ia menggenggam tangan anaknya dengan penuh kasih untuk menyeberangi jembatan itu.
Apa arti cerita ini?
Kepercayaan tidak sekedar mengikatkan diri satu sama lain. Namun, kepercayaan harus bisa saling mempersatukan. Jadi, genggamlah tangan orang yang kita sayangi, daripada mengharapkan orang itu menggenggam tangan kita.
MENUNGGU
Di suatu tempat di tepian sungai, seorang pemuda memandangi seorang pemancing tua. Sambil duduk beralas daun pisang, Pak Tua begitu menikmati kegiatan memancing. Ia pegang gagang pancingan dengan begitu mantap. Sesekali, tangannya membenahi posisi topi agar wajahnya tak tersorot terik sinar matahari. Sambil bersiul, ia sapu hijaunya pemandangan sekitar sungai.
Sang pemuda terus memandangi si pemancing tua. "Aneh?" ucapnya membatin. Tanpa sadar, satu jam sudah perhatiannya tersita buat Pak Tua. Tujuannya ke pasar nyaris terlupakan. "Bagaimana mungkin orang setua dia bisa tahan berjam-jam hanya karena satu dua ikan?" gumamnya kemudian.
"Belum dapat, Pak?" ucap si pemuda sambil melangkah menghampiri Pak Tua. Yang disapa menoleh, dan langsung senyum. "Belum," jawabnya pendek. Pandangannya beralih ke si pemuda sesaat, kemudian kembali lagi ke arah genangan sungai. Air berwarna kecoklatan itu seperti kumpulan bunga-bunga yang begitu indah di mata Pak Tua. Ia tetap tak beranjak.
"Sudah berapa lama Bapak menunggu?" tanya si pemuda sambil ikut memandang ke aliran sungai. Pelampung yang menjadi tanda Pak Tua terlihat tak memberikan tanda-tanda apa pun. Tetap tenang.
"Baru tiga jam," jawab Pak Tua ringan. Sesekali, siulannya menendangkan nada-nada tertentu. "
"Anak Muda," suara Pak Tua agak parau. "Dalam memancing, jangan melulu menatap pelampung. Karena kau akan cepat jenuh. Pandangi alam sekitar sini. Dengarkan dendang burung yang membentuk irama begitu merdu. Rasakan belaian angin sepoi-sepoi yang bertiup dari sela-sela pepohonan. Nikmatilah, kau akan nyaman menunggu!" ucap Pak Tua tenang. Dan ia pun kembali bersiul.
**
Tak ada kegiatan yang paling membosankan selain menunggu. Padahal, hidup adalah kegiatan menunggu. Orang tua menunggu tumbuh kembang anak-anaknya. Rakyat menunggu kebijakan pemerintahnya.
Namun, jangan terlalu serius menatap 'pelampung' yang ditunggu. Karena energi kesabaran akan cepat terkuras habis. Kenapa tidak mencoba untuk menikmati suara merdu pergantian detak jarum penantian, angin sepoi-sepoi pergantian siang dan malam, dan permainan seribu satu pengharapan.
JENDELA RUMAH SAKIT
Dua orang pria yang sedang menderita sakit keras sedang dirawat di sebuah rumah sakit. Seorang di antaranya menderita suatu penyakit yang mengharuskannya duduk di tempat tidur selama satu jam di setiap sore untuk mengosongkan cairan dari paru-parunya. Kebetulan, tempat tidurnya berada tepat di sisi jendela satu-satunya yang ada di kamar itu.
Sedangkan seorang yang satunya lagi harus berbaring lurus di atas punggungnya.
Setiap hari mereka bercakap-cakap selama berjam-jam. Mereka membicarakan keluarganya, rumah, pekerjaan, dan hal-hal lain yang menyenangkan.
Setiap sore, ketika pria yang tempat tidurnya berada dekat jendela diperbolehkan untuk duduk, ia menceritakan tentang apa yang terlihat di luar jendela kepada rekan sekamarnya. Selama 1 jam itulah, pria kedua merasa begitu senang dan bergairah membayangkan betapa luas dan indahnya semua kegiatan dan warna-warna Indah yang ada di luar
“Di luar jendela, tampak sebuah taman dengan kolam yang Indah. Angsa dan itik berenang-renang cantik, sedangkan anak-anak bermain dengan perahu-perahu mainan. Beberapa pasangan berjalan bergandengan di tengah taman yang dipenuhi dengan berbagai macam bunga yang Indah. Sebuah pohon tua yang besar menghiasi taman itu, dan jauh di atas
Pria pertama tersebut menceritakan keadaan di luar jendela dengan detail, sedangkan pria yang satunya berbaring memejamkan mata membayangkan semua keindahan pemandangan itu. Perasaannya menjadi tenang dalam menjalani kesehariannya di rumah sakit itu. Semangat hidupnya menjadi makin kuat, percaya dirinyapun bertambah.
Pada suatu sore yang lain, pria yang duduk di dekat jendela menceritakan tentang parade karnaval yang sedang melintas. Meski pria yang kedua tidak dapat mendengar suara parade itu, namun ia dapat melihatnya melalui pandangan mata pria yang pertama yang menggambarkan semua itu dengan kata-kata yang Indah.
Begitulah seterusnya, dari hari ke hari. Dan satu minggupun berlalu…
Suatu pagi, perawat dating membawa sebaskom air hangat untuk mandi. Ia mendapati ternyata pria yang berbaring di dekat jendela itu telah meninggal dunia dengan tenang dalam tidurnya. Perawat itu menjadi sedih lalu memanggil perawat lain untuk memindahkannya ke ruang jenazah. Kemudian pria yang kedua meminta kepada perawat agar ia bisa dipindahkan ke tempat tidur di dekat jendela itu. Perawat itu menuruti kemauannya dengan senang hati dan mempersiapkan segala sesuatunya. Ketika semua selesai, ia meninggalkan pria tadi seorang diri dalam kamar.
Dengan perlahan dan kesakitan, pria ini memaksakan dirinya untuk bangun. Ia ingin sekali melihat keindahan dunia luar melalui jendela itu. Betapa senangnya, akhirnya ia bisa melihat sendiri dan menikmati semua keindahan itu. Hatinya tegang, perlahan ia melongokkan kepalanya ke jendela di sampan tempat tidurnya. Apa yang dilihatnya? Ternyata, jendela itu menghadap ke sebuah TEMBOK KOSONG!!!
Ia berseru memanggil perawat dan menanyakan apa yang membuat teman pria yang sudah meninggal dunia tadi bercerita seolah-olah melihat semua pemandangan yang luar biasa Indah di balik jendela itu. Perawat itu menjawab bahwa sesungguhnya pria tadi adalah seorang yang buta bahkan tidak bisa melihat tembok sekalipun…
“Barangkali, ia ingin memberimu semangat hidup..” kata perawat itu.
—ooOoo—
Renungan:
Kita percaya bahwa setiap kata selalu bermakna bagi setiap orang yang mendengarnya. Setiap kata, adalah layaknya pemicu yang mampu memelisik sisi terdalam hati manusia, dan akan membuat kita melakukan sesuatu. Kata-katam akan selalu memacu dan memicu kita untuk menggerakkan setiap anggota tubuh kita, dalam berfikir dan bertindak.
Kita percaya, dalam kata-kata tersimpan kekuatan yang sangat kuat. Dan kita telah sama-sama melihatnya dalam cerita di atas. Kekuatan kata-kata, akan selalu hadir pada kita yang percaya.
Kita percaya, bahwa kata-kata yang santun, sopan, penuh dengan motivasi, bernilai dukungan, akan memberikan kontribusi positif dalam setiap langkan manusia. Kalimat-kaliman yang bersemangat, tutur kata yang membangun, selalu menghadirkan sisi terbaik dalam hidup kita.
“Jika Anda membuat seseorang bahagia hari ini, Anda juga membuat dia berbahagia 20 tahun lagi, saat ia mengenang peristiwa itu”
SEBELUM ANDA MENGELUH
Sebelum mengeluh betapa beratnya pekerjaan sampai membuat stress, pikirkanlah mengenai para pengangguran yg tak punya kerja dan sangat menginginkan bisa bekerja seperti anda.
sebelum mengeluh mengenai penghasilan yg kurang pikirkanlah mengenai orang2 yg terpaksa mengemis di pinggir jalan demi sesuap nasi
sebelum mengeluh, betapa kecil dan tak nyaman nya rumah kita pikirkanlah betapa banyak orang yg tak punya tempat berteduh sekalipun
sebelum mengeluh, betapa repotnya mengurus anak, pikirkanlah betapa banyak keluarga yg begitu berharap dikarunia anak
sebelum mengeluh , betapa banyak nya masalah kehidupan sehari hari, pikirkanlah betapa banyak orang yg telah meninggalkan dunia yg fana ini
Sebelum mengeluh , betapa banyak masalah dalam keluarga ( suami/istri ) pikirkanlah betapa banyak juga orang2 yg tak berkeluarga atau sudah tak berkeluarga lagi
sebelum mengeluh mengenai pertengkaran dalam keluarga / dengan pasangan anda, pikirkanlah betapa ada orang susah menemukan pasangan hidup nya atau tak punya pasangan lagi
sebelum berkata yg tidak baik pada orang lain, pikirkanlah betapa ada orang yg tak bisa berbicara ( bisu )
sebelum menuduh / men jelek2 an orang lain pikirkanlah betapa tak ada orang yang hidup tanpa kesalahan dan kita sendiri pun tidak lah sempurna pula
sebelum mengeluh mengapa diri ini tak cantik / tampan seperti para selebritis, pikirkanlah betapa banyak orang yg terlahir cacat / abnormal
sebelum mengeluh betapa orang lain lebih bahagia / beruntung daripada kita , pikirkanlah betapa sebenarnya telah banyak pula kenikmatan yg telah diberikan pada kita kesehatan , waktu luang dan hidup , adalah karunia yg sering dilupakan orang
sebelum mengeluh mengenai suatu hal pikirkanlah betapa sebenarnya anda telah mendapatkan pula hal yg berharga lain nya dan betapa banyak orang lain yg tak seberuntung kita , dalam hal2 tertentu
namun demikianlah sifat manusia, tak pernah puas dan sering lupa untuk bersyukur, betapa Tuhan Yang Maha Pengasih , sebenarnya telah banyak memberi karunia pada kita semua.
PENCEGAHAN SAKIT GIGI
Di dalam mulut kita ada area yang rentan menjadi tempat pembentukan plak seperti di sela-sela gigi, gusi atau daerah di belakang mulut. Bila plak dibiarkan akan menjadi penyebab berbagai masalah kesehatan rongga mulut seperti radang gusi, bau mulut, dan gigi berlubang.
Plak dapat dihilangkan dengan menyikat gigi secara teratur. Namun pada kenyataannya menyikat gigi saja tidak cukup, karena tidak dapat menjangkau seluruh area didalam rongga mulut terutama area yang rentan terhadap pembentukkan plak seperti sela-sela gigi dan gusi.
Maka tak heran jika anjuran dari para dokter untuk menyikat gigi dua kali sehari amat perlu dilakukan, terutama dilakukan pada pagi hari saat bangun tidur dan malam sebelum tidur. Usaha untuk mencegah sakit gigi dan emnciptakan kesehatan pada rongga mulut dapat dilengkapi dengan berkumur dengan obat kumur.
Oleh karena itu, patut dicoba untuk memulai kebiasaan baik ini. Obat kumur merupakan cairan yang mengandung antiseptik untuk mengatasi masalah pada mulut dan tenggorokan, seperti bau mulut, sariawan, radang gusi, gigi berlubang. Mengapa hal ini perlu dan penting untuk dilakukan? karena dengan menyikat gigi saja tidak cukup untuk membersihkan sisa-sisa makanan di sela-sela gigi. Oleh karena itu, langkah ini efektif membunuh kuman penyebab napas tidak sedap, plak, radang gusi, dan mencegah gigi berlubang.

