Disetiap kesendirian manusia memiliki batasan lebih untuk melihat segalanya. dan disinilah tahta kekuasaan dalam batasan waktu untuk menata kembali polapikir lalu menatap alur kehidupan dan mengungkap kebusukan yang selalu dianggap sebagai suatu kelayakan.
Dulu opiniku slalu kutuangkan lewat goresan pena, mengenai konspirasi hitam dibalik emansipasi ada suatu kebusukan tersembunyi didalamnya.
Sayangnya kartini dijadikan kambing hitam dan pergerakan pemikirannya menjadi bumerang bagi kelangsungan kaumnya sendiri, hal yang awalnya bertujuan untuk memberi hak yang sama sebagai manusia tapi setelah kepergiannya menjadi perjuangan hak yang membabi buta hingga melanggar kodrat sebagai wanita.
Dalam kesatuan sebagai manisnya dunia, pria & wanita menuntut ilmu bersama dan apa-apa yang dipelajari pria maka wanita memiliki hak yang sama untuk memperolehnya tapi ada suatu kejanggalan ketika wanita ditarik oleh kodratnya dan ilmu yang dipelajari tidak bisa memberikan apapun terhadap keadaan yang kelak akan menyadarkan statusnya lalu kemanakah identitas kegunaan ilmu yang telah menyita begitu banyak waktunya.
Emansipasi modern telah bergerak yang memberi begitu banyak peluang kepada wanita untuk turut serta menghidupi kebutuhan keluarga tapi bukan sebagai subject kebanyakan dari mereka menjadi object yang mempertontonkan lekukan tubuh bahkan tak jarang polos tanpa batasan malu, menggunakan busana hasil rancangan pria yang nota bene senang melihat bagian2 tubuh wanita, memamerkan dengan bangga foto2nya yang berpakaian menantang hasrat nafsu lawan jenis bahkan tak jarang dengan bangganya memasang foto bersama orang yang belum tentu suaminya untuk dipamerkan khalayak umum. Ya teriakan parau yang menuntut emasipasi hanya untuk mengorbitkan kaumnya sendiri sebagai object derita...dan mereka menamakan ini sebagai kemajuan...coba kamu lihat dimana sisi modernnya ???
Ya, sebagian dari kaum wanita telah dibutakan oLeh kata persamaan hak, pria tetap sebagai pria ( walau tak jarang ada yang membanci ) dan wanita juga memiliki status yang sama sebagai pria lalu kemanakah status sebenarnya sebagai wanita?
Emansipasi telah merusak identitas sebagai wanita secara keseluruhan, dalam ruang lingkup kebebasan menuntut hak yang sama dengan pria namun mereka bungkam ketika hak sebagai wanita tercabut, keserakahan yang dicampur dalam persamaan hak dan itulah makna emansipasi di masa ini.
Tak jarang beberapa aspek yang ditinggalkan wanita dalam kebutaannya telah dimonopoli kaum pria, dan sebagai contoh untuk urusan desain pakaian dalam, pria lebih mengerti dari wanita dan kaum wanita kembali sebagai object pengguna, bahkan di jalanan kebanyakan juru masak didominasi oleh pria, itu masih di jalanan blum di hotel bintang 5 dan dimana wanitanya, hehehe menyedihkan memang mereka hanya sebagai pelayan atau kasir. belum lagi dibidang kedokteran, yang terkadang dokter genekolognya seorang pria dan wanitanya cuma perawat,dengan lain kata wanita dibentuk sebagai siklus akhir sebuah produksi ( satu hal yang perlu diketahui ini bukan kecemburuan gender tapi lebih kepada hal yang seharusnya bisa ditangani wanita ).
Benar adanya emansipasi cuma alat perbudakan yang dikemas secara menarik untuk menutup mata sebagian besar wanita. dengan segala waktu yang telah terbuang demi ilmu yang sama dengan pria tak ada yang bisa menutup kemungkinan bagi dirinya untuk meninggalkan tanggung jawab sebagai ibu dan menyerahkan anak dalam asuhan pembantu.
Semoga dalam penyampaian ku tentang kebusukan emansipasi terdapat kesalahan dan kemampuan untuk melihat tragedi kedepan, satu hal yang akan menguji pandanganku sebagai pria dan tentunya untuk kamu para wanita. Kalian bukanlah fotocopy kartini itulah yang perlu kutegaskan dalam penyampaian ini.
Semoga hari peringatan kelahiran pahlawan revolusi wanita kemarin bukan sekedar peringatan clasic tanpa penghayatan arti & kodrat wanita.
BAIK BURUKNYA SUATU BANGSA DITENTUKAN PADA BAIK BURUKNYA RAKYAT WANITA.
Jumat, 30 April 2010
RINGANKAN BEBAN DENGAN KERJASAMA
Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai.." [Ali 'Imran:103]
"...Orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah, berkata: "Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar." [Al Baqarah:249]
Kita tidak akan bisa hidup tanpa orang lain dengan kerjasama sesuatu yang tidak mungkin akan menjadi mungkin.
Bekerjasama dengan orang lain bukanlah tanda kelemahan kita melainkan bukti bahwa kita sebagai manusia yang cerdik untuk melipat gandakan suatu hasil
Ada sebuah keluarga yang mempunyai tiga anak laki-laki seiring dengan berjalannya waktu sang bapak merasakan dirinya sudah tidak sekuat dulu lagi badanpun mulai terasa sakit-sakitan karena dimakan usia sementara ke tiga anaknyapun sudah beranjak dewasa satu rentang waktu yang terlewati sudah cukup panjang namun tidak terasa karena waktu tidak pernah berhenti sedikitpun.
Semakin hari hati sang Bapak semakin risau melihat ketiga anaknya tidak pernah hidup rukun. Sepanjang hari selalu dihabiskan dengan bertengkar dan berantem.Sang bapak terus memeras otak agar kelak kalau dirinya sudah tidak ada, anak anaknya dapat hidup berdampingan dengan rukun dan saling membantu. Setelah sekian lama, akhirnya Sang bapak pun menemukan caranya maka di kumpulkanlah ketiga anaknya.
” Anak anaku bapak merasa sudah tua dan usaha yang bapak rintis harus ada penerusnya maka bapak akan memilih diantara kalian siapa yang paling berhak mewarisi usaha keluarga kita ”, sang bapak menyampaikan dengan suara yang tenang sedangkan anak anaknya sudah mulai gaduh
” Aku yang paling berhak karena diantara kami akulah yang paling tua ”, kata anak pertama. ” Tidak, Akulah yang paling berhak karena selama ini akulah yang paling banyak membantu bapak ”, timpal anak kedua. ” He dengar ya, akulah yang paling pantas karena diantara kalian semua karena akulah yang paling pintar ”, anak ketiga pun tidak mau kalah.
” Alasan kalian semuanya masuk akal, begini saja bapak akan mengetes kalian dan yang menang dialah yang berhak, bagaimana kalian setuju ? ” , tanya sang bapak . ” Setuju ”, jawab ketiga anaknya serempak dan mereka pun saling menyombongkan diri dan penuh percaya diri untuk memenangkan ujian yang akan di berikan oleh bapaknya meskipun mereka belum tahu ujian apa yang bakalan mereka hadapi.
Sang bapak pun mengeluarkan tiga batang sumpit bambu yang kemudian di serahakan kepada anak anaknya ” Apabila ada diantara kalian yang bisa mematahkan ketiga sumpit ini sekaligus maka dialah pemenangnya”, sang bapak menjelaskan aturan mainnya dengan penuh wibawa
Anak yang pertama pun diberi kesempatan terlebih dahulu dilanjutkan anak yang kedua dan yang terakhir adalah si bungsu mereka berusaha keras untuk mematahkan sumpit tersebut dengan sekuat tenaga tapi akhirnya mereka tidak ada yang berhasil kesombongan yang awalnya berapi api sekejap sirna dan mereka tertunduk malu sang bapak tenang dan tersenyum dan sang bapak pun mengambil kembali ketiga sumpit itu lalu di bagikan satu satu kepada mereka, ” Coba sekarang kalian patahkan perintah sang bapak ! ”
Dan ketiga anaknya sama sekali tidak mengalami kesulitan untuk mematahkan ketiga sumpit yang telah dibagi tiga itu, ” Kalian paham kan sekarang ketiga sumpit bisa di patahkan kalau kalian bekerja sama, bapak harap kedepannya masalah apapun yang kalian hadapi, Hadapilah bersama sama, saling membantu satu sama lainnya, seberat apapun suatu pekerjaan kalau di kerjakan bersama pasti akan berhasil sesuatu yang tidak mungkin akan menjadi mungkin jika kalian selalu bergandengan tangan
Sejak saat itu mereka pun tidak pernah bertengkar dan berantem lagi mereka selalu bersama sama hingga sang bapak wafat usaha mereka terus berkembang pesat berkat kerja sama mereka mereka telah mengerti nilai nilai yang di ajarkan oleh sang bapak
Kaum yang tertindas adalah kaum yang tercerai berai sedangkan kaum yang kuat adalah kaum yang selalu mengutamakan kebersamaan
Sahabatku, dalam hidup kita tidak bisa hidup sendiri kita selalu membutuhkan orang lain untuk itu jangan pernah menganggap semua hal di dunia ini dapat diselesaikan sendiri manusia terlalu kecil laksana sebutir debu mana mungkin bisa melakukan semua hal
Kerja sama memegang peranan yang sangat penting dalam hidup manusia, di dalam sebuah keluarga ada bapak yang mencari nafkah dan ibu yang mengurus rumah tangga dan akan menjadi berat bila kedua hal tersebut di kerjakan sendiri oleh ibu atau bapak
Demikian juga dalam dunia kerja yang membutuhkan teamwork, keberhasilan suatu proyek tentu bukan berkat satu orang melainkan berhasil karena ada kerja sama antara sesama penghuni perusahaan, sepintar apapun seorang pemimpin tanpa adanya dukungan dari bawahan maka akan sia sia lebih baik berpikir dengan banyak kepala dari pada di pikir dengan satu kepala manusia hanya memiliki dua kaki dan dua tangan karena kita membutuhkan seribu tangan yang di maksud seribu tangan adalah bahwa suatu perkerjaan bila dikerjakan bersama sama maka akan cepat selesai dan berhasil atau juga bisa di ibaratkan dengan sapu lidi jika hanya satu batang ia tidak akan ada gunanya jika di gabungkan dalam segenggam maka ia dapat membersihkan sampah yang berserakan
Ribuan tahun yang lalu nenek moyang kita sudah mengenal apa yang di namakan dengan gotong royong dan di saat kehidupan yang serba teknologi ini pun kita masih tetap membutuhkan semangat gotong royong sekali lagi segala sesuatu akan terasa mudah jika di lewati bersama
Dan mengenai kerja sama sama sekali tidak ada sisi negatif nya karena pada prinsip nya kerja sama adalah membuat sesuatu menjadi ringan dalam bidang apapun
Orang yang tidak mau bekerja sama dengan orang lain adalah manusia kerdil dan selamanya tidak akan berhasil sahabatku jangan pernah takut bahwa dengan bekerja sama dengan orang lain keuntungan atau hasil yang kita peroleh akan berkurang karena sesungguhnya prinsip kerja sama bukan membagi hasil melainkan membagi beban sebaliknya dengan bekerja sama akan menghasilkan keuntungan yang berlipat ganda dengan sendiri kita akan memperoleh satu bahkan nol tetapi dengan bekerja sama akan menghasilkan puluhan bahkan ratusan
Suami istri yang saling bahu membahu akan menciptakan rumah tanggayang harmonis, Guru dan murid yang saling bekerjasama akan menciptakan sekolah yang berprestasi Pemimpin perusahaan dengan karyawan yang seiring sejalan akan melahirkan perusahaan yang bonafid, Pimpinan negara dan rakyat yang saling mendukung akan membawa kemakmuran kesejahteraan dan keadilan bagi bangsanya
Sahabat, Rumah Yatim Indonesia (RYI) ini kita bangun bersama-sama Sahabat Facebooker yang telah bergabung dalam FB RYI dan Grup-Grup RYI dan Alhamdulillah, Subhaanallah tidak sedikit beban saudara-saudara kita yang Yatim dan Dhu’afa telah terselesaikan dengan begitu mudahnya.. Akan tetapi semakin luas jaringan kita kelak, semakin membutuhkan banyak potensi dan partisipasi kita semua, dan semoga Program-Program RYI yang selalu kita angkat bersama-sama ini menjadi salah satu PLANNING SUKSES AKHIR HAYAT buat kita semua, amin ya Robbal ’alamin.
Catatan : Adiyat Falahudin --- http://www.rumah-yatim-indonesia.org
"...Orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah, berkata: "Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar." [Al Baqarah:249]
Kita tidak akan bisa hidup tanpa orang lain dengan kerjasama sesuatu yang tidak mungkin akan menjadi mungkin.
Bekerjasama dengan orang lain bukanlah tanda kelemahan kita melainkan bukti bahwa kita sebagai manusia yang cerdik untuk melipat gandakan suatu hasil
Ada sebuah keluarga yang mempunyai tiga anak laki-laki seiring dengan berjalannya waktu sang bapak merasakan dirinya sudah tidak sekuat dulu lagi badanpun mulai terasa sakit-sakitan karena dimakan usia sementara ke tiga anaknyapun sudah beranjak dewasa satu rentang waktu yang terlewati sudah cukup panjang namun tidak terasa karena waktu tidak pernah berhenti sedikitpun.
Semakin hari hati sang Bapak semakin risau melihat ketiga anaknya tidak pernah hidup rukun. Sepanjang hari selalu dihabiskan dengan bertengkar dan berantem.Sang bapak terus memeras otak agar kelak kalau dirinya sudah tidak ada, anak anaknya dapat hidup berdampingan dengan rukun dan saling membantu. Setelah sekian lama, akhirnya Sang bapak pun menemukan caranya maka di kumpulkanlah ketiga anaknya.
” Anak anaku bapak merasa sudah tua dan usaha yang bapak rintis harus ada penerusnya maka bapak akan memilih diantara kalian siapa yang paling berhak mewarisi usaha keluarga kita ”, sang bapak menyampaikan dengan suara yang tenang sedangkan anak anaknya sudah mulai gaduh
” Aku yang paling berhak karena diantara kami akulah yang paling tua ”, kata anak pertama. ” Tidak, Akulah yang paling berhak karena selama ini akulah yang paling banyak membantu bapak ”, timpal anak kedua. ” He dengar ya, akulah yang paling pantas karena diantara kalian semua karena akulah yang paling pintar ”, anak ketiga pun tidak mau kalah.
” Alasan kalian semuanya masuk akal, begini saja bapak akan mengetes kalian dan yang menang dialah yang berhak, bagaimana kalian setuju ? ” , tanya sang bapak . ” Setuju ”, jawab ketiga anaknya serempak dan mereka pun saling menyombongkan diri dan penuh percaya diri untuk memenangkan ujian yang akan di berikan oleh bapaknya meskipun mereka belum tahu ujian apa yang bakalan mereka hadapi.
Sang bapak pun mengeluarkan tiga batang sumpit bambu yang kemudian di serahakan kepada anak anaknya ” Apabila ada diantara kalian yang bisa mematahkan ketiga sumpit ini sekaligus maka dialah pemenangnya”, sang bapak menjelaskan aturan mainnya dengan penuh wibawa
Anak yang pertama pun diberi kesempatan terlebih dahulu dilanjutkan anak yang kedua dan yang terakhir adalah si bungsu mereka berusaha keras untuk mematahkan sumpit tersebut dengan sekuat tenaga tapi akhirnya mereka tidak ada yang berhasil kesombongan yang awalnya berapi api sekejap sirna dan mereka tertunduk malu sang bapak tenang dan tersenyum dan sang bapak pun mengambil kembali ketiga sumpit itu lalu di bagikan satu satu kepada mereka, ” Coba sekarang kalian patahkan perintah sang bapak ! ”
Dan ketiga anaknya sama sekali tidak mengalami kesulitan untuk mematahkan ketiga sumpit yang telah dibagi tiga itu, ” Kalian paham kan sekarang ketiga sumpit bisa di patahkan kalau kalian bekerja sama, bapak harap kedepannya masalah apapun yang kalian hadapi, Hadapilah bersama sama, saling membantu satu sama lainnya, seberat apapun suatu pekerjaan kalau di kerjakan bersama pasti akan berhasil sesuatu yang tidak mungkin akan menjadi mungkin jika kalian selalu bergandengan tangan
Sejak saat itu mereka pun tidak pernah bertengkar dan berantem lagi mereka selalu bersama sama hingga sang bapak wafat usaha mereka terus berkembang pesat berkat kerja sama mereka mereka telah mengerti nilai nilai yang di ajarkan oleh sang bapak
Kaum yang tertindas adalah kaum yang tercerai berai sedangkan kaum yang kuat adalah kaum yang selalu mengutamakan kebersamaan
Sahabatku, dalam hidup kita tidak bisa hidup sendiri kita selalu membutuhkan orang lain untuk itu jangan pernah menganggap semua hal di dunia ini dapat diselesaikan sendiri manusia terlalu kecil laksana sebutir debu mana mungkin bisa melakukan semua hal
Kerja sama memegang peranan yang sangat penting dalam hidup manusia, di dalam sebuah keluarga ada bapak yang mencari nafkah dan ibu yang mengurus rumah tangga dan akan menjadi berat bila kedua hal tersebut di kerjakan sendiri oleh ibu atau bapak
Demikian juga dalam dunia kerja yang membutuhkan teamwork, keberhasilan suatu proyek tentu bukan berkat satu orang melainkan berhasil karena ada kerja sama antara sesama penghuni perusahaan, sepintar apapun seorang pemimpin tanpa adanya dukungan dari bawahan maka akan sia sia lebih baik berpikir dengan banyak kepala dari pada di pikir dengan satu kepala manusia hanya memiliki dua kaki dan dua tangan karena kita membutuhkan seribu tangan yang di maksud seribu tangan adalah bahwa suatu perkerjaan bila dikerjakan bersama sama maka akan cepat selesai dan berhasil atau juga bisa di ibaratkan dengan sapu lidi jika hanya satu batang ia tidak akan ada gunanya jika di gabungkan dalam segenggam maka ia dapat membersihkan sampah yang berserakan
Ribuan tahun yang lalu nenek moyang kita sudah mengenal apa yang di namakan dengan gotong royong dan di saat kehidupan yang serba teknologi ini pun kita masih tetap membutuhkan semangat gotong royong sekali lagi segala sesuatu akan terasa mudah jika di lewati bersama
Dan mengenai kerja sama sama sekali tidak ada sisi negatif nya karena pada prinsip nya kerja sama adalah membuat sesuatu menjadi ringan dalam bidang apapun
Orang yang tidak mau bekerja sama dengan orang lain adalah manusia kerdil dan selamanya tidak akan berhasil sahabatku jangan pernah takut bahwa dengan bekerja sama dengan orang lain keuntungan atau hasil yang kita peroleh akan berkurang karena sesungguhnya prinsip kerja sama bukan membagi hasil melainkan membagi beban sebaliknya dengan bekerja sama akan menghasilkan keuntungan yang berlipat ganda dengan sendiri kita akan memperoleh satu bahkan nol tetapi dengan bekerja sama akan menghasilkan puluhan bahkan ratusan
Suami istri yang saling bahu membahu akan menciptakan rumah tanggayang harmonis, Guru dan murid yang saling bekerjasama akan menciptakan sekolah yang berprestasi Pemimpin perusahaan dengan karyawan yang seiring sejalan akan melahirkan perusahaan yang bonafid, Pimpinan negara dan rakyat yang saling mendukung akan membawa kemakmuran kesejahteraan dan keadilan bagi bangsanya
Sahabat, Rumah Yatim Indonesia (RYI) ini kita bangun bersama-sama Sahabat Facebooker yang telah bergabung dalam FB RYI dan Grup-Grup RYI dan Alhamdulillah, Subhaanallah tidak sedikit beban saudara-saudara kita yang Yatim dan Dhu’afa telah terselesaikan dengan begitu mudahnya.. Akan tetapi semakin luas jaringan kita kelak, semakin membutuhkan banyak potensi dan partisipasi kita semua, dan semoga Program-Program RYI yang selalu kita angkat bersama-sama ini menjadi salah satu PLANNING SUKSES AKHIR HAYAT buat kita semua, amin ya Robbal ’alamin.
Catatan : Adiyat Falahudin --- http://www.rumah-yatim-indonesia.org
Label:
baca
MENTAL SUKSES ALA SOCRATES
Socrates (469-399 BC) adalah seorang filosof Yunani. Ia dikenal luas memiliki kearifan dan kecerdasan luar biasa. Tak mengherankan jika banyak sekali pemuda pada masa itu ingin menimba ilmu darinya, entah tentang bisnis, ilmu pengetahuan, dan lain sebagainya.
Salah seorang pemuda diantaranya dijanjikan bertemu pada pagi hari di pantai. Sebelumnya pemuda tersebut sudah mengutarakan kepada Socrates tentang keinginannya untuk belajar tentang bagaimana meraih kesuksesan. Merekapun bertemu di tempat yang sudah mereka sepakati.
Socrates langsung memerintah pemuda itu masuk ke laut sampai air laut menenggelamkan tubuh mereka sebatas leher. Tanpa memberi komando, tiba-tiba Socrates menenggelamkan kepala pemuda tersebut. Dengan sekuat tenaga pemuda itu berjuang agar kembali ke permukaan.
Setelah melihat pemuda itu hampir pingsan, Socrates baru mengangkatkan kepala pemuda itu. Begitu muncul di permukaan air, pemuda itu langsung menarik nafas kuat-kuat untuk mengisi paru-parunya dengan udara. Socrates lalu bertanya kepada pemuda itu, “Sewaktu di dalam air, apa yang paling kamu butuhkan?”
“Udara,” jawab pemuda itu singkat sambil terengah-engah.
“Itulah rahasia kesuksesan. Jika kamu ingin sukses, harus berjuang seperti kamu membutuhkan udara di dalam air. Kamu pasti sukses!” kata Socrates penuh makna sembari meninggalkan pemuda itu.
Pesan:
Sebetulnya diantara faktor-faktor terpenting untuk meraik kesuksesan adalah kemauan keras untuk berbuat sesuatu. Siapapun orangnya berpeluang menjadi orang sukses. Meskipun latar belakang pendidikan atau masa lalu seseorang tentu saja memberikan sentuhan-sentuhan peluang menjadi lebih besar.
Dengan kemauan yang keras, setiap orang dapat sukses di manapun dan di bidang apapun. Banyak sekali peristiwa besar dunia di sepanjang lintasan sejarah, dan itu hanya mungkin lahir dari kemauan yang besar. “Manusia tidak pernah kekurangan kekuatan, tetapi kurang kemauan,” Victor Hugo. Salah satu contohnya adalah Tirto Utomo yang dulu ditertawakan karena menjual air mineral dalam kemasan.
Berkat kemauan keras dan perjuangannya, kini usahanya menggurita seiring dengan semakin populernya air mineral dalam kemasan.
Sukses sangat ditentukan oleh kuatnya kemauan dari dalam diri sendiri untuk belajar dan bekerja keras, dan meningkatkan kualitas diri. Tantangan atau kendala apapun berusaha diatasi dengan memberikan yang terbaik dan menjalani dengan sungguh-sungguh.
“Kekuatan seseorang bukan datang dari kapasitas fisiknya, tetapi dari kemauan yang sungguh-sungguh,” tegas Mahatma Gandhi.
Salah seorang pemuda diantaranya dijanjikan bertemu pada pagi hari di pantai. Sebelumnya pemuda tersebut sudah mengutarakan kepada Socrates tentang keinginannya untuk belajar tentang bagaimana meraih kesuksesan. Merekapun bertemu di tempat yang sudah mereka sepakati.
Socrates langsung memerintah pemuda itu masuk ke laut sampai air laut menenggelamkan tubuh mereka sebatas leher. Tanpa memberi komando, tiba-tiba Socrates menenggelamkan kepala pemuda tersebut. Dengan sekuat tenaga pemuda itu berjuang agar kembali ke permukaan.
Setelah melihat pemuda itu hampir pingsan, Socrates baru mengangkatkan kepala pemuda itu. Begitu muncul di permukaan air, pemuda itu langsung menarik nafas kuat-kuat untuk mengisi paru-parunya dengan udara. Socrates lalu bertanya kepada pemuda itu, “Sewaktu di dalam air, apa yang paling kamu butuhkan?”
“Udara,” jawab pemuda itu singkat sambil terengah-engah.
“Itulah rahasia kesuksesan. Jika kamu ingin sukses, harus berjuang seperti kamu membutuhkan udara di dalam air. Kamu pasti sukses!” kata Socrates penuh makna sembari meninggalkan pemuda itu.
Pesan:
Sebetulnya diantara faktor-faktor terpenting untuk meraik kesuksesan adalah kemauan keras untuk berbuat sesuatu. Siapapun orangnya berpeluang menjadi orang sukses. Meskipun latar belakang pendidikan atau masa lalu seseorang tentu saja memberikan sentuhan-sentuhan peluang menjadi lebih besar.
Dengan kemauan yang keras, setiap orang dapat sukses di manapun dan di bidang apapun. Banyak sekali peristiwa besar dunia di sepanjang lintasan sejarah, dan itu hanya mungkin lahir dari kemauan yang besar. “Manusia tidak pernah kekurangan kekuatan, tetapi kurang kemauan,” Victor Hugo. Salah satu contohnya adalah Tirto Utomo yang dulu ditertawakan karena menjual air mineral dalam kemasan.
Berkat kemauan keras dan perjuangannya, kini usahanya menggurita seiring dengan semakin populernya air mineral dalam kemasan.
Sukses sangat ditentukan oleh kuatnya kemauan dari dalam diri sendiri untuk belajar dan bekerja keras, dan meningkatkan kualitas diri. Tantangan atau kendala apapun berusaha diatasi dengan memberikan yang terbaik dan menjalani dengan sungguh-sungguh.
“Kekuatan seseorang bukan datang dari kapasitas fisiknya, tetapi dari kemauan yang sungguh-sungguh,” tegas Mahatma Gandhi.
Label:
baca
Kamis, 29 April 2010
Renungan
KISAH SI POHON APEL
Pada suatu masa hiduplah Seorang anak bernama Zaki yang setiap hari bermain bersama pohon Apel. Bahkan saking akrabnya antara Zaki dengan si Pohon Apel, keduanya sulit untuk dipisahkan. Sehari saja Zaki tidak kesana maka si Pohon Apel akan bertanya-tanya “ kemanakah engkau Zaki sayang ? “
“ Datanglah kemari, berayun-ayunlah didahanku yang kokoh, petiklah buahku untuk kau makan, bernaunglah dekatku agar kau nyaman”.Begitu pula keadaan Zaki, sehari saja Zaki tidak dapat datang kesana Ia akan kelihatan sangat gelisah. Zaki merindukan belaian Pohon Apel, apapun masalahnya Zaki akan mengadukannya pada Si Pohon Apel, hatinya merasa tentram bila semua masalahnya sudah dia utarakan.
Kini Zaki telah beranjak dewasa, Iapun sudah lama tidak bermain-main lagi bersama Pohon Apel karena Zaki merasa malu untuk bermain-main lagi.
Suatu ketika Zaki mendatangi Pohon Apel, Pohon Apelpun sangat gembira melihat sahabat kecilnya yang sudah dewasa mendatanginya . Pohon Apelpun bertanya
* Pohon Apel: “ Wahai Zaki sayang,.. kemana saja kamu selama ini Aku amat merindukanmu, Apa yang membuatmu datang kemari..?”..
* Zaki : “ Aku datang kemari karena aku punya masalah, Aku malu tidak punya sepeda seperti kawan-kawanku, Aku tidak punya uang Untuk membelinya.”
* Pohon Apel: “ Jika semua itu membuatmu malu Zakiku, petiklah semua buahku Untuk kau jual, lalu belilah sepeda agar kau tak malu lagi. “
* Setelah Zaki punya sepeda, Ia tidak pernah lagi datang kepada si Pohon Apel.Zaki melupakan si Pohon Apel. Beberapa tahun kemudian Zaki datang lagi kepada si Pohon Apel , Pohon Apelpun bertanya lagi : Pohon Apel: “ Ada masalah apa lagi sayang,? Aku setiap hari memikirkan-mu, aku tidak pernah Lupa mendo’akanmu.”
* Zaki : “ Umurku sudah cukup, aku ingin kawin dengan wanita idamanku, namun aku tidak punya uang untuk itu semua.”
* Pohon Apel: “ Kalau semua itu akan membuatmu bahagia Zaki-ku sayang,Potonglah ranting dan Cabangku yang besar ini untuk kau jual, lalu gunakanlah uangnya untuk keperluan Mu. “
* Zakipun menghilang setelah ia kawin, bahkan sudah punya anak . Selang beberapa tahun kemudian Zakipun muncul lagi kehadapan Si Pohon Apel Pohon Apel: “ Duhai belahan jiwaku, apalagi yang membuatmu begitu gelisah..?, Kini aku sudah Tidak punya buah lagi untuk kau jual, ranting dan dahan-kupun sudah kau tebang.”
* Zaki : “ Aku malu pada istri dan anakku, karena selama ini aku tidak mampu membuatkan Mereka sebuah rumah untuk bernaung.”
* Pohon Apel: “ Zaki-ku sayang, Aku sudah tidak punya apa-apalagi untu kau jual, hanya batangku Yang masih tersisa, namun tebanglah batangku ini jika semua ini membuatmu bahagia bersama istri dan anakmu.”
* Begitulah Zaki setelah semua masalahnya terpenuhi ia tidak pernah datang lagi kepada Si Pohon Apel. Hingga suatu ketika Zaki telah Tua, dan teringat kepada Si Pohon Apel. Pohon Apel: “ Sayang,. Kenapa kamu baru datang kemari , Aku sangat kesepian disini hanya Akarku yang masih tersisa, kenapa engkau menagis..? “
* Zaki : “ Aku telah tua, aku telah letih dengan dunia, aku ingin istirahat.”
* Pohon Apel: “ Mari kemarilah sayang ,tidurlah dalam dekapan akar-akarku,karena akar pohon Apel amat nyaman untuk Istirahat.”
SIAPAKAH SI POHON APEL ?..
TERNYATA IA ADALAH ORANG TUA KITA YANG TELAH KITA TELANTARKAN SELAMA INI. APAPUN YANG KITA MINTA AKAN DIPENUHINYA, WALAUPUN BELIAU HARUS MENDERITA
MOHON AMPUN LAH KEPADA BELIAU JIKA BELIAU MASIH HIDUP
JANGAN BIARKAN MEREKA MENDERITA,
CINTA MEREKA TAKKAN LAPUK OLEH ZAMAN
Submit by :http://www.kumpulancara.com
JADILAH ORANG YANG BERGUNA, BAHAGIKANLAH ORANGTUA ANDA
Pada suatu masa hiduplah Seorang anak bernama Zaki yang setiap hari bermain bersama pohon Apel. Bahkan saking akrabnya antara Zaki dengan si Pohon Apel, keduanya sulit untuk dipisahkan. Sehari saja Zaki tidak kesana maka si Pohon Apel akan bertanya-tanya “ kemanakah engkau Zaki sayang ? “
“ Datanglah kemari, berayun-ayunlah didahanku yang kokoh, petiklah buahku untuk kau makan, bernaunglah dekatku agar kau nyaman”.Begitu pula keadaan Zaki, sehari saja Zaki tidak dapat datang kesana Ia akan kelihatan sangat gelisah. Zaki merindukan belaian Pohon Apel, apapun masalahnya Zaki akan mengadukannya pada Si Pohon Apel, hatinya merasa tentram bila semua masalahnya sudah dia utarakan.
Kini Zaki telah beranjak dewasa, Iapun sudah lama tidak bermain-main lagi bersama Pohon Apel karena Zaki merasa malu untuk bermain-main lagi.
Suatu ketika Zaki mendatangi Pohon Apel, Pohon Apelpun sangat gembira melihat sahabat kecilnya yang sudah dewasa mendatanginya . Pohon Apelpun bertanya
* Pohon Apel: “ Wahai Zaki sayang,.. kemana saja kamu selama ini Aku amat merindukanmu, Apa yang membuatmu datang kemari..?”..
* Zaki : “ Aku datang kemari karena aku punya masalah, Aku malu tidak punya sepeda seperti kawan-kawanku, Aku tidak punya uang Untuk membelinya.”
* Pohon Apel: “ Jika semua itu membuatmu malu Zakiku, petiklah semua buahku Untuk kau jual, lalu belilah sepeda agar kau tak malu lagi. “
* Setelah Zaki punya sepeda, Ia tidak pernah lagi datang kepada si Pohon Apel.Zaki melupakan si Pohon Apel. Beberapa tahun kemudian Zaki datang lagi kepada si Pohon Apel , Pohon Apelpun bertanya lagi : Pohon Apel: “ Ada masalah apa lagi sayang,? Aku setiap hari memikirkan-mu, aku tidak pernah Lupa mendo’akanmu.”
* Zaki : “ Umurku sudah cukup, aku ingin kawin dengan wanita idamanku, namun aku tidak punya uang untuk itu semua.”
* Pohon Apel: “ Kalau semua itu akan membuatmu bahagia Zaki-ku sayang,Potonglah ranting dan Cabangku yang besar ini untuk kau jual, lalu gunakanlah uangnya untuk keperluan Mu. “
* Zakipun menghilang setelah ia kawin, bahkan sudah punya anak . Selang beberapa tahun kemudian Zakipun muncul lagi kehadapan Si Pohon Apel Pohon Apel: “ Duhai belahan jiwaku, apalagi yang membuatmu begitu gelisah..?, Kini aku sudah Tidak punya buah lagi untuk kau jual, ranting dan dahan-kupun sudah kau tebang.”
* Zaki : “ Aku malu pada istri dan anakku, karena selama ini aku tidak mampu membuatkan Mereka sebuah rumah untuk bernaung.”
* Pohon Apel: “ Zaki-ku sayang, Aku sudah tidak punya apa-apalagi untu kau jual, hanya batangku Yang masih tersisa, namun tebanglah batangku ini jika semua ini membuatmu bahagia bersama istri dan anakmu.”
* Begitulah Zaki setelah semua masalahnya terpenuhi ia tidak pernah datang lagi kepada Si Pohon Apel. Hingga suatu ketika Zaki telah Tua, dan teringat kepada Si Pohon Apel. Pohon Apel: “ Sayang,. Kenapa kamu baru datang kemari , Aku sangat kesepian disini hanya Akarku yang masih tersisa, kenapa engkau menagis..? “
* Zaki : “ Aku telah tua, aku telah letih dengan dunia, aku ingin istirahat.”
* Pohon Apel: “ Mari kemarilah sayang ,tidurlah dalam dekapan akar-akarku,karena akar pohon Apel amat nyaman untuk Istirahat.”
SIAPAKAH SI POHON APEL ?..
TERNYATA IA ADALAH ORANG TUA KITA YANG TELAH KITA TELANTARKAN SELAMA INI. APAPUN YANG KITA MINTA AKAN DIPENUHINYA, WALAUPUN BELIAU HARUS MENDERITA
MOHON AMPUN LAH KEPADA BELIAU JIKA BELIAU MASIH HIDUP
JANGAN BIARKAN MEREKA MENDERITA,
CINTA MEREKA TAKKAN LAPUK OLEH ZAMAN
Submit by :http://www.kumpulancara.com
JADILAH ORANG YANG BERGUNA, BAHAGIKANLAH ORANGTUA ANDA
Label:
baca
antusias...
Post antusias, Kesenangan terhadap suatu hal secara sukarela dan menyenangkan.
Selalu menanti apa yang akan terjadi terhadap sesuatu hal tersebut.
Kata antusias (enthusiast) atau antusiasme (enthusiasm) berasal dari bahasa Yunani kuno “entheos” yang berarti “Tuhan di dalam” dan antusias berarti “diilhami dari Tuhan”.
Sedangkan menurut kamus Webster, antusiasme berarti
“kegairahan yang kuat terhadap salah satu sebab atau subyek;
semangat atau minat yang berapi-api;
kegairahan.”
Antusias adalah sikap.
Sikap untuk melakukan sesuatu tanpa paksaan bahkan selalu ingin melakukannya. Sikap antusias akan membawa pada pikiran, perasaan dan tindakan yang positif. Positif dalam hal umum.
Sikap antusias menimbulkan gairah positif yang meningkatkan kualitas hubungan dengan orang lain, membuat lebih terbuka terhadap ide-ide atau peluang baru dan bahkan meningkatkan kualitas kesehatan.
Walau tidak semua hal bisa dilakukan dengan antusias, contohnya : latihan PBB tiap hari Rabu pagi. Malessss…….. Kata lain dari antusias adalah ..semangat.. kata siapa ? kata Albert carr.
Carr mengatakan bahwa “semangat” yang kita pancarkan kepada orang lain akan melemparkan ‘kabel’ kemujuran sehingga mengalirlah “arus kemujuran” dengan cepat kepada kita.
Seringkali semangat juga memperlihatkan pengaruhnya atas keberuntungan secara lebih halus dan dalam periode waktu yang lebih lama. Anda bersemangat ??
Selalu menanti apa yang akan terjadi terhadap sesuatu hal tersebut.
Kata antusias (enthusiast) atau antusiasme (enthusiasm) berasal dari bahasa Yunani kuno “entheos” yang berarti “Tuhan di dalam” dan antusias berarti “diilhami dari Tuhan”.
Sedangkan menurut kamus Webster, antusiasme berarti
“kegairahan yang kuat terhadap salah satu sebab atau subyek;
semangat atau minat yang berapi-api;
kegairahan.”
Antusias adalah sikap.
Sikap untuk melakukan sesuatu tanpa paksaan bahkan selalu ingin melakukannya. Sikap antusias akan membawa pada pikiran, perasaan dan tindakan yang positif. Positif dalam hal umum.
Sikap antusias menimbulkan gairah positif yang meningkatkan kualitas hubungan dengan orang lain, membuat lebih terbuka terhadap ide-ide atau peluang baru dan bahkan meningkatkan kualitas kesehatan.
Walau tidak semua hal bisa dilakukan dengan antusias, contohnya : latihan PBB tiap hari Rabu pagi. Malessss…….. Kata lain dari antusias adalah ..semangat.. kata siapa ? kata Albert carr.
Carr mengatakan bahwa “semangat” yang kita pancarkan kepada orang lain akan melemparkan ‘kabel’ kemujuran sehingga mengalirlah “arus kemujuran” dengan cepat kepada kita.
Seringkali semangat juga memperlihatkan pengaruhnya atas keberuntungan secara lebih halus dan dalam periode waktu yang lebih lama. Anda bersemangat ??
Label:
baca
Undangan utk gabung ke PH Jejaring Sosial Islami
Assalamualaikum.wr.wb.,
Alhamdullilah, anda telah diundang oleh Ruslan Haruna untuk gabung ke PencerahanHati.com - Jejaring Sosial Islami. Silahkan langsung klik di
http://pencerahanhati.com/signup.php?signup_referer=ruslanharuna
----------------------------------------
Jazakalah Khairan Katsirra.
Wassalamualaikum.wr.wb.,
Komunitas Islami PencerahanHati.com
Alhamdullilah, anda telah diundang oleh Ruslan Haruna untuk gabung ke PencerahanHati.com - Jejaring Sosial Islami. Silahkan langsung klik di
http://pencerahanhati.com/signup.php?signup_referer=ruslanharuna
----------------------------------------
Jazakalah Khairan Katsirra.
Wassalamualaikum.wr.wb.,
Komunitas Islami PencerahanHati.com
Label:
baca
FREE..FREE..FREE..
Free Hypnosis Workshop, Sabtu, 1 MEI 2010, JDC slipi - Jakarta.jam 14.00-16.00. (kehadiran 30 menit sebelum acara jam 13.30)
1. bgmn melakukan self hypnotist,
2. bgmn menolak gendam dan hipnotist jalanan,
3. bgmn melakukan hipnotist untuk melindungi keluarga anda,
4. melakukan untuk kesehatan dan mendidik anak.
luangkan waktu berharga anda selama 2 jam di hari sabtu bersama HTII
PENDAFTARAN
SMS ke 08561076322
nama lengkap+ no telp
atau ke Inbox ini
TEMPAT TERBATAS
1. bgmn melakukan self hypnotist,
2. bgmn menolak gendam dan hipnotist jalanan,
3. bgmn melakukan hipnotist untuk melindungi keluarga anda,
4. melakukan untuk kesehatan dan mendidik anak.
luangkan waktu berharga anda selama 2 jam di hari sabtu bersama HTII
PENDAFTARAN
SMS ke 08561076322
nama lengkap+ no telp
atau ke Inbox ini
TEMPAT TERBATAS
Label:
baca

